Memilih software MES: pertanyaan yang tidak bisa dijawab lewat presentasi

Terbit:

Jawaban singkatnya

Uji calon MES dengan tiga hal yang tidak bisa dijawab lewat presentasi. Minta vendor mengubah salah satu proses produksi Anda di tempat, minta ditunjukkan audit trail untuk satu nilai yang diubah, dan minta rincian total biaya kepemilikan tiga tahun, termasuk biaya perubahan setelah sistem berjalan.

Semua demo MES berjalan mulus. Itu bukan tanda apa-apa.

Setiap demo MES terlihat meyakinkan.

Itu tidak berarti vendornya tidak jujur. Demo memang dibuat untuk berjalan mulus.

Yang Anda lihat adalah proses yang sudah dikonfigurasi sebelumnya, dengan data yang sudah disiapkan dan alur yang sudah dilatih berulang kali.

Pabrik Anda tidak akan seperti itu.

Proses Anda punya pengecualian. Produk Anda punya varian. Mesin Anda punya kebiasaan yang tidak tercatat di dokumentasi mana pun.

Karena itu, pertanyaan “apakah sistem ini bisa mengerjakan X” hampir tidak berguna.

Jawabannya hampir selalu ya.

Pertanyaan yang jauh lebih berguna hanya dua:

“Tunjukkan sekarang.”

“Apa yang terjadi kalau prosesnya berubah bulan depan?”

Tiga permintaan yang tidak bisa dijawab dengan slide

1. Ubah satu proses produksi saya, sekarang juga

Bawa satu proses produksi Anda yang nyata.

Pilih yang paling merepotkan: proses dengan cabang paralel, langkah rework, atau pengecualian yang rutin terjadi.

Lalu minta vendor mengubah konfigurasi sistem di depan Anda untuk menampung proses itu.

Yang perlu Anda amati bukan hasil akhirnya.

Yang perlu diamati adalah siapa yang mengerjakannya dan berapa lama.

Kalau perubahannya bisa dikerjakan tim produk vendor dalam hitungan menit, kemungkinan besar tim Anda juga bisa mengerjakannya nanti.

Kalau harus dijadwalkan ke tim developer, setiap perubahan proses di pabrik Anda akan menjadi proyek kecil dengan biaya dan antreannya sendiri.

Ini pertanyaan terpenting dalam seluruh proses evaluasi.

Alasannya sederhana. Proses produksi pasti berubah.

Yang membedakan sistem bukan apakah ia bisa dikonfigurasi, tetapi siapa yang bisa mengonfigurasinya.

2. Tunjukkan audit trail untuk satu nilai yang diubah

Minta vendor mengubah satu nilai di dalam sistem.

Setelah itu, minta ditunjukkan catatannya: nilai sebelum, nilai sesudah, siapa yang mengubah, kapan, dan reason-nya.

Lanjutkan dengan pertanyaan kedua.

Apakah fungsi ini bisa dimatikan, termasuk oleh administrator?

Kalau bisa, tidak ada cara membuktikan audit trail sedang aktif saat sebuah catatan dibuat.

Untuk pabrik yang terikat CPOB atau 21 CFR Part 11, kemampuan mematikannya saja sudah menjadi temuan.

Pertanyaan pertama mengundang jawaban pemasaran.

Pertanyaan kedua hanya bisa dijawab dengan demo langsung.

3. Minta rincian total biaya kepemilikan tiga tahun

Yang diminta bukan harga lisensi.

Yang diminta adalah rincian berikut:

KomponenYang perlu ditanyakan
LisensiDihitung per pengguna, per plant, atau per resource? Bagaimana saat bertambah?
ImplementasiBerapa hari kerja, dan apa saja yang termasuk di dalamnya
IntegrasiBiaya koneksi ke ERP dan ke equipment, per titik atau sekaligus
InfrastrukturServer, database, dan lisensi pihak ketiga bila ada
Perubahan setelah go-liveBiaya menambah produk, mengubah routing, atau memperbarui aturan quality
Dukungan dan pembaruanApa yang termasuk, dan apa yang dihitung terpisah

Baris yang dicetak tebal adalah yang paling menentukan.

Baris itu juga yang paling jarang muncul di proposal.

Pabrik selalu berubah. Produk baru masuk, lini baru dibuka, aturan baru diberlakukan.

Kalau setiap perubahan ada biayanya, total biaya tahun kedua dan ketiga bisa melampaui biaya awal.

Kesesuaian dengan jenis produksi Anda

Banyak MES dibangun untuk satu jenis manufaktur, lalu dipasarkan untuk semuanya.

Tandanya cukup mudah dikenali kalau Anda tahu harus melihat ke mana.

Sistem yang berakar di discrete manufacturing biasanya kuat pada serialisasi, perakitan, dan pelacakan unit.

Kelemahannya muncul di produksi batch. Tangki diperlakukan seperti mesin berdurasi tetap, padahal tangki menahan volume selama rentang waktu tertentu. Hasilnya jadwal yang terlihat benar tetapi mustahil dijalankan.

Sistem yang berakar di process manufacturing biasanya kuat pada recipe, batch, dan genealogy material.

Kelemahannya muncul pada pelacakan unit individual dan proses perakitan bertingkat.

Cara mengujinya sederhana.

Bawa contoh produksi yang paling tidak biasa di pabrik Anda. Ukuran batch yang berubah-ubah, proses rework, atau split dan merge material.

Lalu minta ditunjukkan cara sistem menanganinya.

Bagian inilah yang paling sering tidak ada di demo standar.

Integrasi: yang berjalan hari ini versus yang ada di roadmap

Setiap vendor mencantumkan daftar protokol.

Pisahkan mana yang benar-benar berjalan di pelanggan mereka dan mana yang masih rencana.

Dua pertanyaan biasanya cukup:

  1. Protokol mana yang berjalan di lingkungan produksi pelanggan Anda saat ini? Bukan yang didukung, bukan yang di roadmap.
  2. Bisakah saya melihat koneksi ke equipment nyata, bukan simulator?

Untuk integrasi ERP, tanyakan arah alirannya.

Banyak integrasi hanya berjalan satu arah. Order turun dari ERP, tetapi hasil produksi tidak kembali secara otomatis.

Kalau hasil produksi masih diketik manual ke ERP, sebagian besar manfaat integrasinya hilang.

Tanda awal bahwa implementasi akan bermasalah

Beberapa pola berikut biasanya sudah terlihat sejak tahap penjualan:

  • Ruang lingkupnya seluruh pabrik sekaligus. Proyek yang tidak menghasilkan apa pun yang bisa dipakai selama satu tahun umumnya kehilangan dukungan sebelum selesai.
  • Tidak ada yang bertanya tentang proses Anda. Vendor yang langsung presentasi tanpa memahami alur produksi Anda akan menemukan ketidakcocokannya saat implementasi, bukan sebelumnya.
  • Semua jawaban adalah ya. Produk yang bisa mengerjakan segalanya biasanya belum pernah diuji pada kasus yang cukup sulit untuk menemukan batasnya.
  • Referensi pelanggan tidak bisa dihubungi. Yang Anda butuhkan bukan daftar logo, tetapi orang yang bisa ditanya bagaimana implementasinya berjalan.
  • Perubahan kecil harus lewat tiket ke vendor. Ini akan menjadi biaya berulang selama sistem dipakai.

Urutan evaluasi yang praktis

  1. Tulis lima proses produksi Anda yang paling sulit, bukan yang paling umum. Ini akan menjadi bahan pengujian.
  2. Saring vendor berdasarkan kecocokan dengan jenis produksi Anda, sebelum membandingkan fitur lain.
  3. Minta demo dengan proses Anda, bukan proses contoh milik vendor.
  4. Ajukan tiga permintaan di atas: ubah proses, tunjukkan audit trail, dan rincikan biaya tiga tahun.
  5. Hubungi referensi, dan tanyakan secara spesifik apa yang tidak berjalan sesuai rencana.
  6. Uji coba pada satu lini sebelum berkomitmen untuk seluruh pabrik.

Langkah ketiga yang paling sering dilewati.

Padahal langkah itu yang paling banyak menghemat waktu di kemudian hari.

Posisi VECHR MES

VECHR MES dibangun dari keluhan yang terus berulang di lantai produksi.

Software MES yang tersedia terlalu kaku, dan setiap perubahan proses berubah menjadi proyek tersendiri.

Karena itu, konfigurasi proses dirancang supaya bisa diubah sendiri oleh tim pabrik. Specification, routing, dan aturan quality diatur lewat editor visual, bukan lewat permintaan development.

Discrete dan process manufacturing berjalan di platform yang sama. Scheduling-nya memperlakukan tangki dan pompa sebagai kendala tersendiri dengan volume dan laju alir, bukan sebagai mesin berdurasi tetap.

Konektivitas IIoT mencakup OPC UA, MQTT, dan Modbus TCP, dan ketiganya sudah berjalan hari ini. Protokol lain masih di roadmap, bukan di daftar dukungan.

Perubahan konfigurasi dipromosikan dari development ke pengujian lalu ke produksi, lengkap dengan perbandingan perubahan dan rollback.

Penerapannya juga bisa dimulai dari satu plant atau beberapa lini dulu, jadi cakupan awalnya tidak harus seluruh pabrik.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Lebih baik membeli MES dari vendor ERP yang sama atau dari vendor terpisah?

Integrasi dengan vendor yang sama memang lebih mudah di awal. Namun modul MES dari vendor ERP sering lebih lemah di eksekusi lantai produksi, karena itu bukan fokus utama produk mereka. Yang perlu diuji bukan siapa vendornya, tetapi apakah modul itu benar-benar menangani finite capacity scheduling, genealogy, dan konektivitas equipment.

Berapa lama implementasi MES yang wajar?

Untuk satu plant dengan beberapa lini produksi, hitungan bulan masih wajar. Proyek yang dijanjikan selesai dalam hitungan minggu biasanya hanya mencakup instalasi, bukan konfigurasi proses. Sebaliknya, proyek yang baru menghasilkan sesuatu yang bisa dipakai setelah lebih dari setahun biasanya kehilangan dukungan organisasi sebelum selesai.

Komponen biaya apa yang paling sering terlewat dari proposal?

Biaya perubahan setelah sistem berjalan. Proses produksi berubah, produk baru masuk, aturan quality diperbarui. Kalau setiap perubahan butuh jasa vendor, biaya tahun kedua dan ketiga bisa melampaui biaya lisensi awal. Inilah komponen yang paling menentukan total biaya kepemilikan, sekaligus yang paling jarang dicantumkan.

Apakah kami perlu MES yang mendukung discrete dan process manufacturing sekaligus?

Perlu, kalau pabrik Anda memang menjalankan keduanya atau berencana ke sana. Banyak MES dibangun untuk salah satu saja. Tandanya paling jelas di scheduling: sistem yang dirancang untuk discrete biasanya memperlakukan tangki seperti mesin, jadi jadwalnya mustahil dijalankan di produksi batch.

Bagaimana cara menilai kemampuan integrasi sebuah vendor?

Minta daftar protokol yang benar-benar berjalan di produksi pelanggan mereka saat ini, bukan yang tercantum di roadmap. Lalu minta ditunjukkan satu koneksi ke equipment nyata, bukan simulator. Beda antara mendukung sebuah protokol dan menjalankannya di produksi baru terasa saat implementasi dimulai.

Lanjut baca

Minta Walkthrough