Routing mengubah production order menjadi rangkaian langkah yang benar-benar bisa dijalankan di lantai produksi. Susun prosesnya secara visual, pakai specification sebagai dasarnya, dan kelola setiap perubahan dengan version control tanpa mengganggu order yang sedang berjalan.
Gambar prosesnya di kanvas: jalur berurutan, paralel, dan rework. Versi baru tidak mengganggu order yang sedang berjalan.
Saat ini Routing ada di dokumen yang jarang diperbarui.
Dengan VECHR MES Routing digambar visual dan dijalankan persis seperti gambarnya.
Saat ini Perubahan proses merusak order yang sedang jalan.
Dengan VECHR MES Order berjalan tetap di versinya. Order baru memakai versi baru.
Saat ini Rework ditangani di luar catatan.
Dengan VECHR MES Cabang pass dan fail menjadi bagian dari routing.
Proses produksi nyata jarang berjalan lurus. Satu pekerjaan bisa bercabang, beberapa langkah bisa berjalan bersamaan, dan hasil inspeksi bisa menentukan unit lanjut atau kembali untuk rework. Semuanya bisa dimodelkan di satu kanvas.
| Langkah | Perilakunya |
|---|---|
| 10 · Persiapan material | Sequential: langkah berikutnya mulai setelah persiapan selesai. |
| 20 · Sub-assembly A | Berjalan sebagai salah satu cabang. |
| 30 · Sub-assembly B | Berjalan paralel dengan langkah 20. Keduanya harus selesai sebelum proses lanjut. |
| 40 · Final assembly | Menyatukan kembali hasil dua jalur paralel. |
| 50 · Functional test | Hasil pengujian menentukan jalur berikutnya. |
| 60 · Pack & ship | Unit yang PASS lanjut. Unit yang FAIL kembali ke langkah 40 untuk rework. |
Cabang yang diambil ditentukan oleh kondisi nyata saat eksekusi. Routing menetapkan aturan dan pilihan jalurnya, sedangkan keputusan akhirnya mengikuti hasil di lantai produksi.
Pertanyaan yang biasanya muncul saat tim proses dan IT mulai merancang routing.
Di VECHR MES, tiga fitur bekerja bersama. Process specification (master recipe) menyimpan langkah, parameter, resource yang qualified, standard time, Work Instruction, dan quality check. Routing Designer visual mengubahnya menjadi jalur sequential, paralel, kondisional, dan rework tanpa coding. BOM multi-level menjaga material dan sub-assembly lengkap dengan versi dan revisinya. Satu specification bisa menjadi dasar banyak routing, jadi perubahan proses cukup dibuat sekali.
Setiap perubahan routing disimpan sebagai versi baru. Order yang sudah dirilis tetap memakai versi yang ditetapkan untuknya, dan versi baru berlaku untuk order berikutnya, jadi perubahan tidak pernah masuk di tengah produksi yang sedang berjalan. Tim juga bisa menjelaskan perubahan dalam bahasa biasa dan meminta AI Routing Designer menyusun drafnya, tetapi routing tidak disimpan atau dipakai sebelum dikonfirmasi manusia.
Bisa. Operator mencatat hasil di langkah kondisional, lalu sistem menentukan jalur berikutnya dari hasil itu. Misalnya PASS lanjut ke proses berikutnya, sedangkan FAIL mengirim unit ke rework.
Order yang sudah dirilis tetap memakai versi routing yang ditetapkan untuknya. Perubahan disimpan sebagai versi baru dan dipakai untuk order berikutnya.
Tidak selalu. Routing bisa dibuat di kanvas visual dengan drag-and-drop. AI juga bisa menyusun draf dari deskripsi proses dalam bahasa biasa, lalu draf itu ditinjau dan dikonfirmasi sebelum dipakai.