Routing menerjemahkan production order menjadi rangkaian langkah yang bisa benar-benar dijalankan di lantai produksi. Susun prosesnya secara visual, gunakan specification sebagai dasar proses, dan kelola setiap perubahan dengan version control tanpa mengganggu order yang sedang berjalan.
Proses produksi nyata tidak selalu berjalan lurus. Satu pekerjaan bisa bercabang, beberapa langkah bisa berjalan bersamaan, dan hasil inspeksi bisa menentukan apakah unit lanjut atau harus kembali untuk rework. Semua itu dapat dimodelkan langsung di satu kanvas.
| Langkah | Perilakunya |
|---|---|
| 10 · Persiapan material | Sequential: proses berikutnya dimulai setelah persiapan selesai. |
| 20 · Sub-assembly A | Berjalan sebagai salah satu cabang proses. |
| 30 · Sub-assembly B | Berjalan paralel dengan langkah 20 dan keduanya harus selesai sebelum proses dilanjutkan. |
| 40 · Final assembly | Menggabungkan kembali hasil dari dua jalur paralel. |
| 50 · Functional test | Hasil pengujian menentukan jalur berikutnya. |
| 60 · Pack & ship | Unit dengan hasil PASS dapat dilanjutkan. Unit dengan hasil FAIL kembali ke langkah 40 untuk rework. |
Cabang proses ditentukan berdasarkan kondisi yang benar-benar terjadi saat eksekusi. Routing menentukan aturan dan kemungkinan jalurnya, sementara keputusan akhirnya mengikuti hasil aktual di lantai produksi.
Beberapa pertanyaan yang biasanya muncul saat tim process dan IT mulai merancang routing.
Bisa. Operator dapat mencatat hasil pada langkah kondisional, lalu sistem menentukan jalur berikutnya berdasarkan hasil tersebut. Misalnya, PASS melanjutkan ke proses berikutnya, sedangkan FAIL mengirim unit ke rework.
Order yang sudah dirilis tetap menggunakan versi routing yang sudah ditetapkan untuknya. Perubahan dibuat sebagai versi baru dan digunakan untuk order berikutnya.
Tidak selalu. Routing dapat dibuat melalui kanvas visual dengan drag-and-drop. AI juga dapat membantu membuat draft dari deskripsi proses menggunakan bahasa biasa, kemudian draft tersebut ditinjau dan dikonfirmasi sebelum digunakan.