Lapisan otomasi yang menghubungkan apa yang dilaporkan peralatan dengan apa yang perlu dilakukan dan dicatat MES. Flow dibangun dengan menyambungkan node di kanvas, dijalankan sesuai zona pabrik, dan tidak pernah masuk ke produksi tanpa deployment yang disengaja.
Flow tidak langsung berjalan hanya karena sudah selesai dibuat. Setiap flow melewati empat tahap, dan deployment ke produksi selalu merupakan tindakan yang disengaja.
| Tahap | Artinya |
|---|---|
| Draft | Flow masih dapat diedit dan belum berjalan di lingkungan mana pun. Ini adalah status awal setiap flow baru. |
| Validate | Struktur flow diperiksa untuk menemukan masalah sebelum flow dijalankan. |
| Simulate | Flow dijalankan menggunakan input contoh untuk memeriksa setiap langkah tanpa menyentuh data produksi. |
| Deploy | Deployment yang disengaja. Baru pada tahap ini flow mulai berjalan terhadap proses produksi. |
Pembaruan plugin didistribusikan ke seluruh pod tanpa menghentikan eksekusi yang sedang berjalan. Run yang sudah dimulai tetap menyelesaikan prosesnya dengan versi sebelumnya.
Yang biasanya ditanyakan tim otomasi sebelum memercayakan proses produksi pada sebuah flow.
Tidak. Flow baru berjalan setelah deployment yang disengaja dan sebelumnya melewati validasi serta simulasi. Mengubah status menjadi Active saja tidak membuat flow berjalan di produksi.
Untuk kebutuhan normal, tidak. Flow dapat dibangun melalui kanvas drag-and-drop dengan 50+ tipe node dan aksi MES native. Jika membutuhkan perilaku khusus, TypeScript Plugin SDK memungkinkan pembuatan node kustom tanpa mengubah core system.
Eksekusi yang sudah berjalan menyelesaikan prosesnya menggunakan versi plugin sebelumnya. Eksekusi baru menggunakan versi terbaru, sehingga pembaruan tidak memerlukan downtime dan tidak ada proses yang berpindah versi di tengah eksekusi.