Glosarium

Istilah manufaktur di situs ini, lengkap dengan kepanjangannya.

Setiap singkatan dan standar yang kami pakai, dijelaskan dalam satu kalimat. Setiap halaman punya daftar istilah sendiri yang mengarah ke sini.

Singkatnya

Cari istilah dari singkatannya. Setiap entri berisi kepanjangan dan artinya di lantai produksi.

Produksi dan material

BOM Bill of Materials
Daftar bahan, beserta jumlahnya, untuk membuat satu produk.
CIP Clean-in-Place
Pembersihan tangki dan pipa tanpa membongkar peralatannya.
DBR Drum-Buffer-Rope
Metode scheduling yang mengatur ritme seluruh lini mengikuti bottleneck (drum).
DRI Direct Reduced Iron
Bijih besi yang direduksi menjadi logam tanpa dilebur. Dimasukkan ke tungku bersama scrap.
EAF Electric Arc Furnace
Tungku yang melebur scrap dan DRI menjadi baja cair dengan busur listrik.
FEFO First Expired, First Out
Bahan yang paling cepat kedaluwarsa dipakai lebih dulu.
FG Finished Goods
Produk jadi yang sudah dikemas dan siap kirim.
FIFO First In, First Out
Bahan yang datang lebih dulu dipakai lebih dulu.
FMCG Fast-Moving Consumer Goods
Produk sehari-hari yang cepat laku: makanan, minuman, perawatan diri, perawatan rumah.
KPI Key Performance Indicator
Angka yang menjadi ukuran kinerja tim, misalnya OEE atau yield.
MTBF Mean Time Between Failures
Rata-rata waktu mesin berjalan dari satu kerusakan ke kerusakan berikutnya.
MTTF Mean Time To Failure
Rata-rata waktu sampai sebuah komponen rusak, untuk komponen yang diganti, bukan diperbaiki.
MTTR Mean Time To Repair
Rata-rata waktu untuk menjalankan mesin lagi setelah rusak.
OEE Overall Equipment Effectiveness
Availability × performance × quality: seberapa besar planned time yang benar-benar menjadi produk bagus.
PE Polyethylene
Film plastik, sering menjadi lapisan seal di kemasan fleksibel.
PET Polyethylene Terephthalate
Film plastik bening yang kuat, sering menjadi lapisan cetak di kemasan fleksibel.
PM Preventive Maintenance
Perawatan terjadwal yang dikerjakan sebelum mesin rusak.
PVC Polyvinyl Chloride
Film plastik bahan pembentuk kemasan blister.
SFG Semi-Finished Goods
Barang setengah jadi: sudah diproses tetapi belum dikemas, misalnya blok mi sebelum packing.
SKU Stock Keeping Unit
Satu varian produk yang dijual, misalnya satu rasa dalam satu ukuran kemasan.
SLED Shelf Life Expiration Date
Tanggal kedaluwarsa yang dibawa SAP untuk satu batch.
SSCC Serial Shipping Container Code
Nomor GS1 18 digit yang mengidentifikasi satu palet atau satu unit kiriman.
WIP Work in Progress
Material yang sudah masuk produksi tetapi belum selesai.

Kualitas

AQL Acceptable Quality Limit
Batas cacat tertinggi yang masih diterima saat inspeksi sampling satu lot.
CAPA Corrective and Preventive Action
Tindak lanjut penyimpangan: perbaiki penyebabnya, lalu cegah supaya tidak terulang.
CCP Critical Control Point
Langkah yang wajib dikendalikan supaya produk aman, misalnya suhu penggorengan. Bagian dari HACCP.
COA Certificate of Analysis
Sertifikat hasil uji yang menyertai satu lot, dari pemasok atau lab.
HACCP Hazard Analysis and Critical Control Points
Sistem keamanan pangan: kenali bahaya di proses, lalu kendalikan di titik tertentu (CCP).
IPC In-Process Control
Pengujian selama produksi berjalan, misalnya berat atau kekerasan tablet.
LOD Loss on Drying
Uji kadar air: timbang, keringkan, lalu timbang lagi.
NC Non-Conformance
Catatan bahwa sesuatu tidak memenuhi spesifikasi, beserta tindak lanjutnya.
QA Quality Assurance
Tim yang merilis produk dan memegang sistem mutu.
QC Quality Control
Tim, biasanya lab, yang menguji sampel terhadap spesifikasi.
QMS Quality Management System
Prosedur dan catatan yang menjadi dasar pengelolaan mutu, misalnya deviasi, CAPA, dan change control.
SPC Statistical Process Control
Memetakan hasil ukur dari waktu ke waktu untuk menangkap pergeseran sebelum menjadi reject.

Compliance dan validasi

21 CFR Part 11 Title 21 Code of Federal Regulations, Part 11 (FDA Amerika Serikat)
Aturan FDA untuk catatan elektronik dan tanda tangan elektronik: jelas siapa melakukan apa dan kapan, perubahan tetap terlihat, dan tanda tangan terikat ke catatan yang ditandatangani.
BPOM Badan Pengawas Obat dan Makanan
Regulator obat dan makanan Indonesia. BPOM memeriksa pabrik terhadap CPOB.
CPOB Cara Pembuatan Obat yang Baik
GMP versi Indonesia untuk obat, diawasi BPOM.
CSV Computer System Validation
Bukti terdokumentasi bahwa sistem komputer bekerja sesuai tujuan pemakaiannya.
EBR Electronic Batch Record
Catatan lengkap satu batch (bahan, langkah, pengecekan, tanda tangan) dalam bentuk elektronik, pengganti batch record kertas.
eDHR Electronic Device History Record
Riwayat yang sama seperti EBR, tetapi per unit bernomor seri, bukan per batch.
FDA Food and Drug Administration (AS)
Regulator obat dan makanan Amerika Serikat. FDA menerbitkan 21 CFR Part 11.
GAMP Good Automated Manufacturing Practice
Panduan ISPE untuk validasi sistem komputer berdasarkan risiko dan kategori.
GMP Good Manufacturing Practice
Aturan yang memastikan produk dibuat konsisten dan sesuai standar mutu.
IQ Installation Qualification
Bukti bahwa sistem terpasang sesuai spesifikasi. Tahap pertama dari IQ, OQ, dan PQ.
OQ Operational Qualification
Bukti bahwa sistem bekerja sesuai spesifikasi di seluruh rentang operasinya.
PQ Performance Qualification
Bukti bahwa sistem bekerja konsisten saat dipakai di produksi nyata.
SHA-256 Secure Hash Algorithm, 256-bit
Sidik jari sebuah catatan. Ubah satu karakter saja, sidik jarinya tidak cocok lagi.
URS User Requirement Specification
Dokumen yang menyatakan kebutuhan pabrik terhadap sebuah sistem. Validasi diuji terhadap dokumen ini.

Sistem dan integrasi

API Application Programming Interface
Cara satu sistem memanggil sistem lain, misalnya SAP mengirim order ke VECHR MES.
ERP Enterprise Resource Planning
Sistem perusahaan untuk order, stok, pembelian, dan keuangan, misalnya SAP.
EWM Extended Warehouse Management
Modul gudang di SAP.
GS1 Standar GS1
Organisasi global di balik barcode produk dan nomor identifikasi seperti GTIN dan SSCC.
HMI Human-Machine Interface
Layar di mesin yang dipakai operator untuk menjalankannya.
ISA-95 ANSI/ISA-95 (IEC 62264)
Standar internasional untuk menghubungkan sistem bisnis dengan kontrol pabrik. Standar ini membagi level 0 sampai 4; MES ada di level 3.
LIMS Laboratory Information Management System
Sistem milik lab untuk sampel, pengujian, dan hasil uji.
MES Manufacturing Execution System
Sistem yang menjalankan dan mencatat produksi di lantai pabrik: order, bahan, langkah, kualitas, dan mesin.
MM Materials Management
Modul SAP untuk material, stok, dan pembelian.
Modbus TCP Modbus melalui TCP/IP
Protokol industri lama yang berjalan di jaringan Ethernet.
MQTT Message Queuing Telemetry Transport
Protokol publish/subscribe yang ringan untuk mengirim data mesin.
OPC UA OPC Unified Architecture
Standar terbuka untuk membaca data dari PLC dan mesin dengan aman.
OT Operational Technology
Perangkat keras dan lunak yang menjalankan mesin dan proses: PLC, SCADA, sensor.
PLC Programmable Logic Controller
Komputer industri yang mengendalikan mesin dan menyimpan nilai prosesnya secara langsung.
PP Production Planning
Modul SAP untuk production order dan perencanaan. PP-PI adalah varian untuk industri proses.
QM Quality Management
Modul kualitas di SAP: inspection lot, hasil uji, dan usage decision.
RBAC Role-Based Access Control
Hak akses diberikan per peran (operator, QA, admin), bukan per orang.
SAP SAP ERP
ERP yang dipakai sebagian besar pabrik besar di Indonesia. S/4HANA adalah generasi terbarunya.
SCADA Supervisory Control and Data Acquisition
Sistem yang memantau dan mengendalikan mesin secara real-time, satu level di bawah MES.
SD Sales and Distribution
Modul SAP untuk sales order dan pengiriman.

Lihat VECHR MES di proses Anda sendiri.

Walkthrough yang disusun dari cara pabrik Anda berjalan. Bukan demo generik.